Rabu, 19 Januari 2022

BAHASA ARAB ITU...

 ✍BAHASA ARAB


Kenapa kita perlu mengecat rumah kita? 


Tentunya, agar menjadi terlihat indah, bukan?!


Naah...


Bahasa Arab juga begitu!


Kenapa kita perlu belajar bahasa Arab? 


Tentunya agar ibadah yang kita lakukan sehari-hari menjadi lebih indah. Bahkan tidak hanya indah, tapi jadi lebih sempurna.


Bukankah shalat pakai bahasa Arab?


Bukankah dzikir dan do'a pakai bahasa Arab?


Bukankah tilawah al-Qur'an pakai bahasa Arab?


Semua ibadah harian kita ini, akan bisa kita kerjakan dengan lebih baik dan sempurna jika kita faham bahasa Arab. Kita jadi lebih khusyu dan  menghayati saat melakukannya. Sebab, kita faham dengan yang kita ucapkan. 


Alhamdulillah, sekarang ini sarana belajar bahasa Arab sudah sangat banyak. Mau yang gratis ada, yang berbayar juga ada. Banyak. Tinggal kita memanfaatkannya.


***


Kalau dalam urusan dunia kita ingin meraih yang terbaik. Kita rela mengorbankan apa saja untuk mendapatkan yang bagus.


Tapi...


Kenapa kalau urusan akhirat kita tidak melakukan hal yang sama??? 


Kenapa kalau urusan ibadah kita puas dengan yang ala kadarnya saja???


Padahal, kita hidup di dunia hanya sementara. Sebatas umur yang diberikan.


 Terkadang, ada orang yang tidak bisa menikmati kesuksesannya di dunia. Ajal lebih dulu menjemputnya persis di saat dunia berhasil dia genggam.


Adapun akhirat itu kekal abadi. Kenikmatannya terus berlanjut tiada henti.


Sehingga semestinya, inilah yang harus kita fokus kerjakan dengan sepenuh hati.


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

 

وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا


“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash: 77).



Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :


 مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ. 


Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina." (HR. Ibnu Majah)


Wallahu a'lam.


Semoga bermanfaat.


Semangat belajar bahasa Arab!


Semangat menyiapkan bekal untuk kebahagiaan kampung akhirat!



@Muhammad Mujianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar