TARGET
@MuhammadMujianto
Misalnya kita berhentiin taksi, kemudian supirnya nanya:
'Mau ke mana, Beh?'
Trus, kita jawab begini:
"Terserah ente dah..."
Kira-kira apa yang akan terjadi? Ada beberapa kemungkinan:
Pertama, supir taksinya langsung tancap gas ninggalin kita, karena dikiranya kita pasien Rumah Sakit Jiwa yang belum lulus tapi sudah keluyuran kemana-mana.
Kedua, supir taksinya kasian sama kita. Akhirnya kita dianterin ke Rumah Sakit Jiwa terdekat.
Ketiga, supir taksinya nanya balik:
"Ente punya duit berapa?"
Misalnya kita jawab:
"Seratus rebay"
Lalu, apa yang terjadi? Bisa jadi kita disuruh naik, kemudian kita diputer-puterin sampe argonya pas 100 rebay. Kemudian kita diturunin.
Dan kemungkinan besar kita diturunin di tempat yang kita nggak suka. Bisa-bisa nanti kita pulang jalan kaki karena diturunin di tengah pesawahan.
Nah...
Demikianlah permisalan orang yang dalam hidupnya nggak punya tujuan yang jelas. Dia bisa sengsara. Bisa jadi waktunya, uangnya, fikirannya, dan tenaganya habis buat hal-hal yang nggak jelas manfaatnya. Rugi banget, kan?!
Makanya, supaya kita nggak rugi dalam hidup ini, kita kudu punya tujuan yang jelas. Supaya hidup kita jadi terarah dan penuh warna.
Lalu, apa seharusnya tujuan hidup kita sebagai seorang Muslim?
Tentu saja, tujuan hidup kita jelas, yaitu meraih SURGA. Ini tujuan jangka panjang kita. Dan ini juga salah satu tanda KESUKSESAN seseorang.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman yang artinya:
"Barangsiapa dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Surga, maka sungguh dia telah SUKSES'. (QS. Ali-Imran: 185)
Nah, sekarang kalo sudah jelas tujuan jangka panjang kita, kita kudu susun nih rencana yang bisa mengarahkan kita ke arah tujuan jangka panjang ini. Mari kita belajar dari atlit panahan.
Maksud, ente?!
Pernah liat atlit panahan latihan, kan?! Sebelum mereka bisa memanah target yang jauh, apa yang mereka lakukan?
Yup, betul! Mereka latihan dulu memanah target-target yang pendek. Mereka terus latihan setiap hari. Hingga akhirnya, target yang jauh bisa tepat dipanah bagian tengahnya.
Nah...
Kita bisa juga seperti ini. Kita coba bikin target jangka pendek untuk bekal kita meraih target jangka panjang. Kita bikin target harian.
Apa emang target hariannya?
Ente setiap hari sholat Subuh, kan?
Ya iya laah...! Saya kan orang Islam..!
Ok, good! Lalu, doa apa yang disunnahkan untuk dibaca selepas Sholat Shubuh?
Doa ini, kan?!
اللهم إني أسألك علما نافعا و رزقا طيبا و عملا متقبلا
"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah, No. 925)
Nah, itu dia! Ini target harian kita. Setiap hari kita kudu targetin supaya dapet tiga hal ini:
1. Ilmu yang bermanfaat.
2. Rezeki yang halal.
3. Pahala dalam amal ibadah yang diterima.
Berarti setiap hari kita kudu belajar. Belajar apa saja yang bermanfaat. Yang utama tentu saja belajar hal-hal yang sifatnya fardhu 'ain, seperti belajar tentang rukun iman dan rukun Islam.
Pokoknya sebisa mungkin setiap hari kita belajar. Nggak masalah cuma beberapa menit. Yang penting kontinyu dan ada ilmu yang kita dapet setiap harinya.
Kalau bisa, kita bikin jadwal belajar rutin. Kita targetin buku-buku apa ajah yg kita kudu baca setiap hari. Bisa buku aqidah, fiqih, tafsir, akhlaq, siroh, dll.
Kemudian, kita juga kudu mencari nafkah. Jangan kita hanya berpangku tangan di rumah sambil nunggu duit jatoh dari pesawat. Kita harus jemput rezeki. Kita harus bekerja. Tentunya bekerja di tempat yang halal.
Terserah, mau jadi karyawan atau jadi pengusaha. Yang penting kita kudu bekerja. Insya Allah, rezeki akan dimudahkan kalau kita mau menjemputnya dengan kerja keras, cerdas, dan ikhlas.
Terakhir, kita jangan lupa beribadah. Sesibuk apapun, jangan kita lupakan ibadah. Terutama sholat yang lima waktu. Usahakan kita kerjakan tepat waktu.
Dan supaya ibadah kita diterima, jangan lupa penuhi dua syaratnya: ikhlas dan sesuai aturan syari'at.
Kemudian, perlu kita ketahui juga bahwa amalan yang mubah, jika kita niatkan untuk ibadah, maka akan berpahala juga. Misalnya makan jika kita niatkan supaya bisa kuat beribadah, maka akan bernilai pahala. Begitu juga dengan tidur, mandi, olah raga, dll.
Ini dia target harian kita. Mari kita terus latih meraihnya. Mari kita terus tingkatkan kualitas dan kuantitasnya setiap hari.
Semoga dengan terus menggapai target harian ini, kita dimudahkan untuk meraih target tertinggi kita. Yaitu dimasukkannya kita ke dalam Surga, sebuah tempat penuh kenikmatan tiada tara yang kekal abadi.
Selamanya....
Amiin..
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar