👣 MELANGKAH 👣
@MuhammadMujianto
Jika ada orang ingin melihat pemandangan alam di atas puncak gunung, namun kakinya masih belum mau beranjak dari warung kopi di kaki gunung, akankah dia bisa mewujudkan keinginannya itu?
Ya, mungkin saja bisa!
Misalnya, tiba-tiba saja ada serombongan orang datang membawa tandu, kemudian mengangkat dia dan membawanya naik mendaki ke puncak gunung. Tapi ini hampir bisa dibilang mustahil. Kemungkinannya amat sangat kecil sekali banget.
Yang jelas, kalau kita mau sampai ke puncak gunung, ya kita harus bergerak. Kita harus mau ayunkan langkah satu demi satu ke arah yang kita tuju.
Tidak cukup hanya keinginan. Perlu adanya tindakan. Perlu bangkit. Perlu melangkah.
Sama halnya dengan bisnis. Perlu diwujudkan. Tidak cukup hanya didiskusikan dan dihitung laba-ruginya terus di atas kertas. Tidak cukup hanya direncanakan terus. Perlu diambil langkah memulai.
Ide-ide juga sama. Kalau memang yakin bermanfaat untuk diri dan masyarakat, ya segera wujudkan. Ambil langkah pertama. Bismillaah saja!
Kalau nanti ada kendala bagaimana?
Ya, hadapi! Cari solusinya! Dan di sana nanti kita bisa belajar.
Jangan salah lho...
Perencanaan yang matang, terkadang saat diwujudkan belum tentu hasilnya mulus. Saya pernah punya pengalaman bikin sebuah usaha bersama teman-teman. Perencanaannya cukup matang. Teori-teori dari pakar marketing coba dipakai. Namun apa yang terjadi?
Ternyata hasilnya jauh dari harapan!
Tapi, dari situlah saya bisa belajar. Kalau saya tidak melangkah, mungkin saya tidak akan dapat pelajaran-pelajaran itu. Dan pelajaran-pelajaran yang saya dapat itu sangat bermanfaat bagi saya untuk memberi semangat dalam melakukan langkah lanjutan.
Kemudian, yang menakjubkan juga bagi saya ketika memutuskan untuk mewujudkan ide-ide adalah munculnya ide-ide susulan. Misalnya saja ketika saya mewujudkan ide menulis buku pelajaran bahasa Arab untuk pemula. Awalnya cuma pingin nulis satu-dua buku. Tapi kemungkinan muncul ide untuk menulis buku sampai tingkat lanjutan. Lahirlah kemudian 6 buku Serial Kitab Fahimna.
Setelah selesai, muncul lagi ide untuk menulis buku kumpulan kunci jawaban latihan. Lahirlah kemudian 10 jilid buku Serial Kitab Fahimna (Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak).
[EBOOKNYA bisa didownload di Chanel Telegram: https://t.me/Kitabfahimna ]
Selesaikah sampai di situ?!
Ternyata tidak!
Muncul kemudian ide untuk membuat pelatihan bahasa Arab online. Awalnya hanya via FB. Tapi kemudian beralih via WA. Dan ini alhamdulillah berlangsung sampai sekarang. Sudah hampir 6 tahunan berjalan.
Kemudian, selesaikah sampai di situ?!
Ternyata tidak!
Muncul kemudian ide menyusun buku-buku pendukung belajar bahasa Arab, semisal buku i'rob dan latihan baca Arab gundul secara mandiri. Buku percakapan pun terlahir juga kemudian.
Dan ide-ide susulan pun masih terus berseliweran di kepala. Diantaranya ide bikin pembelajaran bahasa Arab dasar yang mudah lewat video.
Naah... Demikian...
Jadi, kalau ada ide positif, segeralah wujudkan! Jangan hanya diimpikan dan direncanakan. Jika tidak, orang lainlah yang justru akan mewujudkan mimpi-mimpi kita itu.
Demikian..
Semangat MELANGKAH!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar