Rabu, 19 Januari 2022

KEKUATAN FOKUS

 KEKUATAN FOKUS 


@MuhammadMujianto


Salah menempatkan FOKUS bisa bikin kita sengasara, bahkan celaka. 


Nggak percaya?


Pernah teman saya nyemplung ke selokan gara-gara waktu jalan dia fokusnya ke layar HP terus. Pernah juga teman saya yang lain ketabrak mobil gara-gara waktu nyebrang dia hanya fokus ke satu arah. 


Percaya kan sekarang?


Namun sebaliknya, kalau kita bisa menempatkan FOKUS dengan tepat, insya Allah, kebaikan bisa kita dapat.


***


Terkait fokus, saya teringat dengan hadits Nabi berikut:


لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ


“Janganlah seorang laki-laki mukmin (suami) membenci wanita mukminah (istrinya). Jika dia tidak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya.” (HR Muslim)


Dari hadits ini, saya belajar tentang bagaimana seharusnya kita menempatkan fokus. 


Misalnya dalam hidup berumah tangga. Kalau kita fokus pada kekurangan dan kesalahan yang dilakukan oleh pasangan hidup kita, bisa jadi kebencian yang nanti akan timbul. Tapi beda kalau kita fokusnya pada kelebihan, jasa, dan akhlak baik pasangan kita. Insya Allah benih-benih CINTA akan terus tumbuh 🌹❤🌹


Sebab, pasangan hidup kita kan juga manusia biasa. Tentu saja nggak sempurna. Ada saja kurangnya. Maka, janganlah kekurangan itu yang selalu menjadi fokus kita. Coba kita alihkan fokus pada kelebihannya. Insya Allah, rumah tangga yang bahagia akan bisa kita capai.


Nah... Demikian... Kembali ke FOKUS!


Dalam banyak hal, kalau kita bisa menempatkan FOKUS dengan tepat, insya Allah akan menjadi sebuah KEKUATAN DAHSYAT yang akan mendorong kita pada KESUKSESAN ✊🏼


Dalam BISNIS misalnya..


Ketika baru mau memulai bisnis, kalau kita fokus pada kerugian, mungkin kita nggak bakalan buka-buka bisnis. Belum mulai sudah mikir: Gimana kalo rugi..? Gimana kalo bangkrut..? Gimana kalo nggak laku..? Gimana kalo kalah saingan...?


Yaudah... Nggak bakalan jadi tuh bisnis!


Beda kalo kita mikirnya begini: Gimana kalo sukses..? Gimana kalo laku keras...? Gimana kalo banyak yang beli..? Gimana kalo banyak yang tercerahkan...?


Saya yakin, nggak pake lama kita akan buka bisnis kita. Setujuh?!


Dalam belajar juga begitu...


Kalo kita bisa fokus membaca satu-dua buku dulu sampai selesai dan faham, insya Allah hasilnya akan jauh lebih baik. Dibanding kita belajarnya asal. Belom kelar buku satu, ambil buku lain. Dan begitu seterusnya. Nggak ada yang nemplok di kepala nanti ilmunya. Berantakan!


Makanya, bagi kalangan pemula yang sedang ngikut pelatihan bahasa Arab ONLINE, saya saranin di awal fokus dulu di satu pelatihan. Jangan semuanya pingin diikutin. Pusing sendiri ntar. 


Mmm.... Apalagi ya.....?


Ya.. Intinya FOKUS deh! Di rumah, di kampus, di sekolah, di kantor, di masjid, di majelis ilmu, dll.


Oya, terutama waktu kita sholat. Kita kudu fokus tuh.. Sebab, kita sedang menghadap Sang Pencipta kita. Jangan pikiran kita kemana-mana. Insya Allah pahala besar akan kita dapat. Hati kita juga akan tenteram.


Dalam hadits riwayat Imam Hakim, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:


يقول ربكم تبارك و تعالى: يا ابن آدم! تفرغ لعبادتي أملأ قلبك غنى، و أملأ يديم رزقا..


" Robb kalian berkata, 'Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku sepenuhnya, niscaya Aku penuhi hatimu dengan kekayaan dan Aku penuhi kedua tanganmu dengan rezeki..'. (Dikutip dari buku Kunci-kunci Rezeki karya Dr. Fadhl Ilahi, terbitan Darul Haq hal. 43-44)


Jadi, dalam beribadah hendaknya kita harus lebih bisa menjaga fokus kita. 


Nah..


Demikian...


Kecuali jika kita bisa untuk 'sambilan' dalam beraktifitas dan nggak mengganggu aktifitas utama, maka nggak fokus nggak apa-apa. Kita tentu bisa menilai sendiri, kan?! Kapan harus fokus dan kapan bisa nggak terlalu butuh fokus?


Perlu contoh?


Misalnya kita punya toko di pinggir jalan. Nggak harus kan kita fokus ngeliatin barang dagangan terus? Insya Allah dagangan kita nggak akan jalan kemana-mana :) 


Nah...


Supaya waktu kita manfaat, sambil nunggu pembeli, kita bisa sambil melakukan hal-hal yang bermanfaat. Misalnya: dengerin ceramah agama lewat HP, ngafalin al-Qur'an, baca buku y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar