Rabu, 19 Januari 2022

BENIH PAHALA DI JALANAN

 🚙 MENABUR BENIH PAHALA DI JALANAN


Surat al-'Ashr mengajarkan kepada kita untuk tidak egois dalam hidup ini. Tidak boleh kita hanya memikirkan diri sendiri. Kita juga harus punya rasa kepedulian pada orang lain.


Ada 4 syarat yang harus kita penuhi jika kita ingin dikeluarkan dari golongan orang-orang yang merugi. Apa saja syaratnya?


1. Beriman

2. Beramal shalih

3. Saling berwasiat dengan kebenaran

4. Saling berwasiat dengan kesabaran


"Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali, orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling berwasiat dengan kebenaran, dan saling berwasiat dengan kesabaran." (QS. Al-'Ashr ayat 1-3)


Jadi, tidak cukup kita hanya beriman dan beramal shalih untuk diri kita, kemudian kita cuek dengan keadaan sekitar. Disamping kita memperbaiki diri dengan iman dan amal shalih, kita juga harus memperbaiki sekitar dengan cara berdakwah. Tentunya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.


Tapi begini...


Terkadang oleh sebagian orang, kalau disebut kata "dakwah" yang ada di benaknya adalah seorang ustadz yang sedang mengisi pengajian. Padahal, dakwah tidaklah sesempit itu. Dakwah tidak hanya berbentuk ceramah. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk bisa berdakwah. 


Intinya, kita mengajak orang lain pada kebaikan, ini sudah termasuk dakwah. Dan insyaallah, kita akan mendapatkan pahala karenanya.


Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda:


من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه


“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim).


Saya kasih gambaran sederhana begini...


Saya yakin, kebanyakan dari kita tentu punya sepeda motor, kan? Nah,  pernah nggak kita perhatikan, banyak orang menempelkan stiker di belakang sepeda motornya. Biasanya hanya untuk lucu-lucuan saja.


Naah...


Ini sebenarnya bisa kita jadikan sebagai sarana dakwah. Kita bisa tempel stiker berisi ajakan kebaikan di belakang motor kita.


Misalnya kalimat  begini:


"LAGI NYETIR, JANGAN LUPA BERZIKIR"


"SAAT DI LAMPU MERAH, PERBANYAK ISTIGHFAR"


"JANGAN TUNGGU ORANG TUA MATI UNTUK JADI ANAK YANG BERBAKTI"


Dll.


(Ada 30 lebih stiker nasihat yang sudah saya buat. Silakan lihat di: https://www.facebook.com/Stiker-Dakwah-Fahimna-336467893604410/).


...


Kalau nanti ada orang baca, kemudian dia melakukan kebaikan setelah membaca kata-kata yang tertera di stiker kita, insyaallah kita akan kecipratan pahalanya juga. Semakin banyak yang melakukan kebaikan, semakin banyak pula pahala yang kita akan dapatkan.


Dan, kita pun bisa terus dapat pahala selama orang yang membaca stiker kita masih terus melakukan amalan kebaikan yang kita ajak lewat stiker yang kita tempel. Pahala mengalir akan terus kita dapat, insyaallah.


Selain stiker, kita bisa juga mengajak pada kebaikan lewat kaos bertuliskan kata-kata yang baik dan menginspirasi orang untuk mau berubah menjadi lebih baik (Contoh kaos dakwah bisa dilihat di http://bit.ly/fahimnacollection )


Naah...


Jadi lewat stiker dan kaos dakwah ini, kita bisa menabur benih-benih pahala di jalanan. Semoga benih-benih pahala ini nantinya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga kelak bisa kita panen di akhirat.


Demikian.


Semoga bermanfaat.


Silakan diminum kopinya ☕


✍ Bukit Asri Ciomas, Rabu 28 Rabi'ul Awwal 1440H (5/12/2018)

👔 Abu Ali Muhammad Mujianto al-Batawie


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


☕ Majelis lainnya bisa dibaca di: https://www.facebook.com/Majelis-Kopi-Hitam-Setengah-Gelas-817613961649683/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar